Latest SOAL :

Minggu

Tampilkan Kreativitas Terbaik, Sedot Perhatian Wali Siswa

MALANG – Sabtu (21/12) pagi lalu, SMPN 1 Malang dipenuhi dengan semangat menggelora. Sejak pukul 08.00 WIB, musik rancak dan dinamis khas remaja terdengar di lapangan olahraga sekolah tersebut. Mendengar suara renyah yang enak didengar, tidak sedikit yang menebak bahwa penyanyinya adalah vokalis band kenamaan di Kota Malang.

Kenyataannya, lagu-lagu tersebut adalah persembahan band-band kelas IX SMPN 1 Malang yang tampil dalam pentas seni (pensi) di sekolah tersebut. Dengan tema pensi ‘Theatre of Dream’, pagi itu, tak kurang dari 24 penampilan seni berupa band, tari dan teater dari kelas IX menghentak dengan jurus masing-masing.
“Kami mempersiapkan segalanya sematang mungkin sehingga saat pelaksanaannya hari ini segalanya berjalan sempurna. Kepala sekolah juga sempat mengungkapkan apresiasinya kepada kami pada sambutan tadi,” terang Annisya Lintang Sari, Ketua I OSIS SMPN 1 Malang mewakili ketua pelaksana.


Icha, sapaan akrab gadis yang hobi menari tersebut, menuturkan bahwa dari ke-24 penampilan yang akan mengguncang SMPN 1 Malang hari itu, seluruhnya sudah melalui latihan yang cukup.
“Sejak beberapa minggu sebelum acara, kami selalu mewanti-wanti teman-teman yang akan perform untuk memperketat jadwal latihan agar dapat menampilkan yang terbaik, Sebab, mereka tidak hanya bersaing dengan kelas lain untuk meraih juara, tapi juga membawa nama sekolah di hadapan orangtua,” jelas gadis itu panjang lebar.

Benar saja, tak hanya sukses menyedot perhatian siswa, tapi juga orangtua siswa yang menghadiri penerimaan rapor putranya di sekolah tersebut. Banyak yang  nyaris tidak percaya bahwa seni musik dan seni tari yang ditampilkan di panggung adalah murni potensi siswa yang diasah dengan baik. Salah satu orangtua siswa, Muhammad Muslih, mengungkapkan apresiasinya atas ajang kreasi yang melibatkan seluruh siswa tersebut. Menurut Muslih, seni tari Bajidor Kahot yang ia lihat tidak banyak berbeda dengan penampilan penari professional dalam pementasan nasional.

“Potensi siswa yang begitu besar mendapat perhatian yang cukup dari sekolah sehingga tidak terbuang dan dapat terasah maksimal,” imbuhnya.
Selain 24 penampilan kelas IX, dua band papan atas Kota Malang, Vevilla Band dan Kopi Lucky, juga tampil di tengah-tengah pensi. Kedua band tersebut memberi gebrakan dengan lagu-lagunya yang sudah akrab di telinga pecinta band indie Kota Malang.
Tak hanya dimanjakan dengan kemeriahan panggung, belasan stan di sekeliling lapangan juga menambah semarak hari itu. Stan-stan yang memamerkan karya siswa tersebut membuat orangtua betah berlama-lama melihat karya seni siswa.








Tidak ada komentar:

 
Support : Creating Website | Slamet Sisyono | My Facebook
Copyright © 2011. Spensa Malang - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Free Blogger Template
Kirim Artikel